BERPEGANGLAH PADA DIDIKAN, JANGANLAH MELEPASKANNYA, PELIHARALAH DIA, KARENA DIALAH HIDUPMU...Amsal 4:13

Monday, May 5, 2008

Gubernur Resmikan Gua Maria Bukit Kelam

*Duta Vatikan Pimpin Misa Pemberkatan



Oleh: Tanto Yakobus

GUBERNUR Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH meresmikan Taman Wisata Rohani Bukit Kelam Kabupaten Sintang, Sabtu (3/5). Selain gubernur, hadir pula Wakil Gubernur Kalbar, Drs. Christiandy Sanjaya, SE, MM, Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, MM, Bupati Bengkayang, Drs, Jabobus Luna, Bupati Melawi, Drs. Suman Kurik, MM dan Bupati Sekadau, Simon Petrus, S.Sos, M.Si serta sejumlah pejabat baik pemprov maupun kabupaten.

Sedangkan dari kalangan pemimpin Gereja Katolik, Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Leopoldo Girelli, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Hieronymus Bumbun, OFM.Cap, Uskup Sintang, Mgr. Agustinus Agus, Pr, Uskup Ketapang, Mgr. Blaisius Pujorahajo, Pr, Uskup Sanggau, Mgr. Julius Mencucini, Cp dan sejumlah pastor, bruder, suster maupun frater. Tampak puluhan ribu umat menghadiri misa pemberkatan sekaligus peresmian Gua Maria Bukit Kelam tersebut.
Cornelis dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Presiden RI dalam sidang Kabinet Indonesia Bersatu yang pada awal bulan April kemarin dilakukan, yakni untuk mewaspadai krisis pangan. “Kita diminta, salah satunya melalui Gereja Katolik untuk memanfaatkan alam dengan menanam kebutuhan pokok seperti padi. Kemudian kita diminta juga untuk menghemat segala bentuk energi, mulai dari listrik, bahan bakar minyak dan mewaspadai flu burung, serta masalah gizi buruk.”
Dalam agama Katolik memang sedikit berbeda, kalau duta besar ia mengurusi kepentingan rakyatnya di negara lain, tetapi Duta Besar Vatikan untuk Indonesia ini mengurusi rakyat Indonesia yang beragama Katolik yang lebih menekankan kepada pembinaan umat agar imannya semakin baik.
“Karena agama Katolik itu berbeda dengan yang lain. Jadi berdasarkan hirarki gereja, mulai dari Paus sampai Pastor. Kedatangan Beliau ke sini untuk membina umat Katolik supaya semakin beriman dan meningkatkan kualitas imannya,” katanya.
Menurut Cornelis, kerjasama antara Indonesia dengan Vatikan hanya khusus untuk pembinaan umat Katolik. Karena menurutnya di mana ada umat Katolik, maka di situlah ditempatkan seorang duta dari Vatikan. “Vatikan hanya mengurus agama, sedangkan urusan dunia atau pemerintahan adalah Italia, sebab Vatikan berada di ibukota Italia, Roma. Posisinya negara dalam kota,” jelas Cornelis.
Tentang dipilihnya Sintang sebagai daerah tujuan utama dari kunjungan Dubes, kata Cornelis, hal tersebut bertepatan dengan adanya kegiatan di Sintang yang berhubungan dengan hirarki gereja. “Kegiatan di Sintang ini ada hubungannya dengan hirarki gereja yang harus mereka ketahui, sehingga tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan,” jelasnya.
Apalagi saat ini menurutnya banyak muncul ajaran-ajaran yang menyimpang dan menyesatkan. Seperti munculnya orang-orang yang mengaku dirinya nabi. “Karena Katolik mayoritas di Kalbar, dengan kedatangan Dubes Vatikan ini kita berharap akan semakin bagus dan semakin ditingkatkan kualitas imannya. Tidak hanya sekedar KTP saja,” tegasnya.
Dalam sambutannya Duta Besar Vatikan Mgr Leopoldo Girelli menyatakan kekagumannya terhadap Kalimantan Barat, yang antara umat beragama hingga kini bisa hidup berdampingan, namun ia tetap mengimbau umat Katolik agar bisa mempertahankan dan selalu menjaga hidup berdampingan yang harmonis tersebut.■FOTO Lukas B Wijanarko/Borneo Tribune

1 komentar:

tri said...

Proficiat, akhirnya GM Bukit Kelam diresmikan, semoga semakin banyak peziarah datang untuk berdoa.

link http://jalansalinsucimahawu.multiply.com
www.mahawupilgrim.con